Judul : Rubrik Kata Katya
Penerbit : Elf Books
Penulis: Primadonna
Angela
Tebal: 194 Halaman
Terbit: Akhir Maret 2013
No. ISBN: 978-602-19335-7-2
Harga: Rp 38.500
Katya kesal! Masa di umur enam belas, ia masih
dilarang pergi sendirian? Apalagi kalau keluarganya menitahkan Diko, tetangga
sekaligus teman masa kecilnya, untuk menemani Katya.
Lelah karena selalu dianggap bayi oleh
keluarganya, Katya langsung menyambut dengan penuh antusias tawaran dari Nando
untuk mengasuh rubrik konsultasi di sebuah majalah remaja. Inilah kesempatan
Katya untuk membuktikan pada keluarganya bahwa ia bisa mandiri!
Melalui Rubrik Kata Katya, Katya memberi solusi
untuk permasalahan para remaja. Namun, ketika sarannya kemudian berdampak fatal
pada kasus tertentu, apa Katya sanggup mengemban tanggung jawab itu?
---
Setelah belasan
novelnya yang telah sukses di pasaran, kali ini Primadonna Angela hadir kembali
dengan salah satu buku terbarunya, Rubrik Kata Katya yang diterbitkan oleh Elf
Books. Rubrik Kata Katya menceritakan tentang kemelut kehidupan Katya, seorang
gadis remaja berusia 16 tahun yang merasa hidupnya terkekang. Orang tuanya
memperlakukannya seperti bayi, kemana-mana kalau tidak dengan Diko, si tetangga
sebelah yang kepo-nya minta ampun, ya dengan Teteh Tatyana, sang kakak yang
dianggap paling dewasa di keluarganya, tentu saja itu membuat Katya iri dengan
teman-temannya yang bisa pergi dengan bebas tanpa perlu dikawal oleh siapapun.
Sekelebat kehidupanya
mulai berubah saat ia bertemu dan tanpa sadar menyukai Nando, seorang mahasiswa
ganteng yang punya toko komputer sendiri, yang tanpa sengaja melihat Katya
unjuk gigi seperti seorang psikolog di depan pelanggannya, dan itulah awal dari
karir Katya sebagai pengisi rubrik majalah Soulful Sixteen, sekaligus
kesempatan untuk membuat orang tuanya tak lagi menganggapnya sebagai bayi.
Berbagai macam hal
dilakoni oleh Katya, mulai dari pemotretan dadakan yang seru, sampai fakta
bahwa salah satu sarannya membuat Miss Confused koma di rumah sakit. Tentu saja
segala hal itu membuat Katya down dan sadar bahwa menjadi dewasa tidaklah
semudah itu. Kabur dari sekolah, berdiam diri di toko komputer Nando, sudah
cukup membuat geger seisi keluarganya, termasuk Diko.
Siapa sangka kalau
kejadian tak terduga ini malah mengungkapkan rahasia terbesar Teteh Tatyana
yang sekaligus adalah alasan terbesar mengapa selama ini orang tua Katya
memperlakukannya seperti bayi?
Meskipun cerita novel
ini terdengar radak-radak klise dan genre-nya mainstream, tapi novel ini cocok
banget buat para remaja yang sedang beranjak dewasa. Dibumbui dengan manis dan menggelitik. Novel ini juga mampu
menceritakan setiap rengutan Katya melalui kata-kata yang dirangkai Primadonna
Angela dengan sempurna. Isinya yang bermoral juga menjadi salah satu alasan
buku ini patut dibaca.
Bagian terbaiknya
adalah Primadonna Angela berhasil mengukus pesan moral tersebut dalam sebuah
cerita remaja yang recommended banget dan jangan khawatir, berisi pesan moral
bukan berarti isi ceritanya terkesan kuno, kok, sebaliknya, kata-kata dalam
novel ini mudah banget dipahami dan dicerna bagi para remaja.
"Karena itulah salah satu harga dari kedewasaan. Berpura-pura bahagia, padahal ada bagian dalam dirimu yang mungkin tidak rela", Hal. 183
"Bahwa semuanya akan baik-baik saja, karena proses patah hati merupakan katalis pendewasaan yang sempurna", Hal. 188
Oleh : Fransiska Nikki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar